Tiga ratus kursi di Kennedy Center Millenium Stage sudah ludes sejak
tiket Papermoon Puppet Theatre diumumkan resmi penyelenggara
pertunjukan, NEFA (New England Foundation for the Art), kepada publik.
Kennedy Center--gedung pertunjukan paling bergengsi di Washington
DC--pada Sabtu malam, 8 September 2012, banjir pencinta seni boneka dan
teater se-Washington DC.
Di jantung ibu kota Amerika Serikat
ini, teater boneka asal Yogyakarta bernama Papermoon Puppet Theatre
tampil memukau publik Amerika. Decak kagum dan tepuk tangan membahana
tak henti dari para hadirin pada penampilan perdana mereka malam itu.
Drama
teaterikal boneka yang digagas pasangan muda seniman teater Indonesia,
Maria Tri Sulistyanti dan Iwan Effendi, berkisah tentang sejarah gelap
Indonesia 1965. Pasca-30 September, penculikan dan pembunuhan tanpa
pengadilan terjadi hampir di semua tempat di Indonesia.
Sejarah
gelap ini kemudian menjadi tema sentral alur cerita Papermoon Puppet
Theatre yang bertajuk "Mwahtirika". Mwahtirika yang dalam bahasa Swahili
berarti "korban". Memotret secara sederhana, cerdas, dan kritis tentang
korban ketidakadilan yang terjadi di Indonesia di era tahun 1965.
Terinspirasi
dari kisah nyata di Indonesia, Mwahtirika tampil dengan kisah drama
sendu keluarga kecil boneka. Baba, sang ayah yang menjadi orang tua
tunggal yang sederhana dan rendah hati; Moyo, anak sulungnya yang
berusia 10 tahun yang peduli pada keluarga; dan Tupu, si bungsu yang
berusia 4 tahun yang selalu merasa bahagia dengan tiupan peluitnya yang
makin lama makin lemah.
Sang ayah ditangkap dan tak pernah
kembali setelah dibawa pergi oleh serdadu bersenjata hanya karena sebuah
balon merah yang tak sengaja ditinggalkan di depan rumah. Moyo pergi
mencari sang ayah. Sayangnya, ia pun hilang dan tak pernah kembali. Tupu
yang malang tertinggal sendirian, yang kemudian ditelan kesunyian,
hilang tanpa pesan entah ke mana.
Plot cerita teater boneka
tanpa percakapan verbal antar-tokoh-tokohnya berhasil menyampaikan pesan
pada publik Amerika tentang penangkapan dan eksekusi tanpa pengadilan
yang menghancurkan sebuah keluarga tanpa sisa pasca-penumpasan Gerakan
30 September 1965 di Indonesia.
Tanpa perlu berkata-kata,
Mwahtirika berhasil membawa kisah sejarah kelam Indonesia yang memilukan
pada dunia tanpa harus menghakimi dan menggurui penonton. Alur cerita
yang cerdas ditambah tata cahaya, suara, dan dekorasi panggung yang
sempurna membuat drama Papermoon Puppet Theatre ini tampil indah
berkilau di mata penikmat seni teater di Washington DC. Apalagi untuk
publik Amerika yang belum pernah mendengar nama Indonesia dan sejarah
kelamnya.
Papermoon Puppet Theatre, teater boneka asal
Yogyakarta, berhasil menjadi teater kelas dunia yang memperkenalkan
Indonesia secara jujur, indah, dan cerdas pada publik Amerika.
Selain
berpentas di Washington DC, Papermoon Puppet Theatre yang hadir di
Amerika atas undangan pemerintah Amerika Serikat juga akan manggung
di enam kota lainnya hingga awal Oktober 2012, yaitu di Easton
(Philadelphia), Huntingdon (Philadelphia), Lewisburg (Philadelphia),
West Liberty (Indiana), Providence (Rhode Islands), dan New York.
BONEKA BARBIE
Minggu, 17 Februari 2013
cara membuat boneka jari
Cara Membuat Boneka Jari dari Kain Flanel

Mendongeng untuk anak SD, harus dilakukan oleh seorang guru SD. Tapi sering kali, dongeng yang disajikan oleh guru kurang menarik bagi siswa. Dan hal itu membuat anak merasa bosan dan tidak tahu alur cerita yang dibawakan oleh guru. Untuk mengantisipasi hal tersebut, guru dapat menggunakan media yang menarik bagi siswa, salah satunya dengan menggunakan boneka jari. Guru dapat membuat sendiri boneka jari sesuai dengan tokoh-tokoh yang akan menjadi peran dalam dongeng. Adapun cara untuk membuat boneka jari sebagai berikut:
1. Bahan yang dibutuhkan:
- kain flanel
- jarum dan benang, untuk menjahit
- kapas / dakron
- gunting
- lem
2. Langkah-langkahnya:
- Buat pola pada gambar yang akan dibentuk, buat dua pola untuk depan dan belakang
- Gunting pola yang telah dibentuk,
- Jahit pola yang telah dibuat, tapi sisakan tempat untuk memansukkan dakron sebagai isi
- Masukkan dakron, dan tutup jahitan yang belum tertutup
- Bentuk aplikasi seperti mata, hidung, dll, dengan menjahit membentuk, atau menggunakan kain flanel dan direkatkan dengan lem
- Buat tempat untuk jari di belakang boneka yang telah jadi,
- Dan boneka jari siap untuk diperankan.
WAYANG
Wayang adalah seni pertunjukkan asli Indonesia yang berkembang pesat di Pulau Jawa dan Bali. Selain itu beberapa daerah seperti Sumatera dan Semenanjung Malaya juga memiliki beberapa budaya wayang yang terpengaruh oleh kebudayaan Jawa dan Hindu.
UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Sebenarnya, pertunjukan boneka tak hanya ada di Indonesia karena banyak pula negara lain yang memiliki pertunjukan boneka. Namun pertunjukan bayangan boneka (Wayang) di Indonesia memiliki gaya tutur dan keunikan tersendiri, yang merupakan mahakarya asli dari Indonesia. Untuk itulah UNESCO memasukannya ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia pada tahun 2003.
Tak ada bukti yang menunjukkan wayang telah ada sebelum agama Hindu menyebar di Asia Selatan. Diperkirakan seni pertunjukan dibawa masuk oleh pedagang India. Namun demikian, kejeniusan lokal dan kebudayaan yang ada sebelum masuknya Hindu menyatu dengan perkembangan seni pertunjukan yang masuk memberi warna tersendiri pada seni pertunjukan di Indonesia. Sampai saat ini, catatan awal yang bisa didapat tentang pertunjukan wayang berasal dari Prasasti Balitung di Abad ke 4 yang berbunyi si Galigi mawayang
Ketika agama Hindu masuk ke Indonesia dan menyesuaikan kebudayaan yang sudah ada, seni pertunjukan ini menjadi media efektif menyebarkan agama Hindu. Pertunjukan wayang menggunakan cerita Ramayana dan Mahabharata.
Demikian juga saat masuknya Islam, ketika pertunjukan yang menampilkan “Tuhan” atau “Dewa” dalam wujud manusia dilarang, munculah boneka wayang yang terbuat dari kulit sapi, dimana saat pertunjukan yang ditonton hanyalah bayangannya saja. Wayang inilah yang sekarang kita kenal sebagai wayang kulit. Untuk menyebarkan Islam, berkembang juga wayang Sadat yang memperkenalkan nilai-nilai Islam.
Ketika misionaris Katolik, Pastor Timotheus L. Wignyosubroto, SJ pada tahun 1960 dalam misinya menyebarkan agama Katolik, ia mengembangkan Wayang Wahyu, yang sumber ceritanya berasal dari Alkitab.
UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Sebenarnya, pertunjukan boneka tak hanya ada di Indonesia karena banyak pula negara lain yang memiliki pertunjukan boneka. Namun pertunjukan bayangan boneka (Wayang) di Indonesia memiliki gaya tutur dan keunikan tersendiri, yang merupakan mahakarya asli dari Indonesia. Untuk itulah UNESCO memasukannya ke dalam Daftar Representatif Budaya Takbenda Warisan Manusia pada tahun 2003.
Tak ada bukti yang menunjukkan wayang telah ada sebelum agama Hindu menyebar di Asia Selatan. Diperkirakan seni pertunjukan dibawa masuk oleh pedagang India. Namun demikian, kejeniusan lokal dan kebudayaan yang ada sebelum masuknya Hindu menyatu dengan perkembangan seni pertunjukan yang masuk memberi warna tersendiri pada seni pertunjukan di Indonesia. Sampai saat ini, catatan awal yang bisa didapat tentang pertunjukan wayang berasal dari Prasasti Balitung di Abad ke 4 yang berbunyi si Galigi mawayang
Ketika agama Hindu masuk ke Indonesia dan menyesuaikan kebudayaan yang sudah ada, seni pertunjukan ini menjadi media efektif menyebarkan agama Hindu. Pertunjukan wayang menggunakan cerita Ramayana dan Mahabharata.
Demikian juga saat masuknya Islam, ketika pertunjukan yang menampilkan “Tuhan” atau “Dewa” dalam wujud manusia dilarang, munculah boneka wayang yang terbuat dari kulit sapi, dimana saat pertunjukan yang ditonton hanyalah bayangannya saja. Wayang inilah yang sekarang kita kenal sebagai wayang kulit. Untuk menyebarkan Islam, berkembang juga wayang Sadat yang memperkenalkan nilai-nilai Islam.
Ketika misionaris Katolik, Pastor Timotheus L. Wignyosubroto, SJ pada tahun 1960 dalam misinya menyebarkan agama Katolik, ia mengembangkan Wayang Wahyu, yang sumber ceritanya berasal dari Alkitab.
Daftar isi |
Jenis-jenis wayang menurut bahan pembuatan
Wayang Kulit
- Wayang Purwa
- Wayang Madya
- Wayang Gedog
- Wayang Dupara
- Wayang Wahyu
- Wayang Suluh
- Wayang Kancil
- Wayang Calonarang
- Wayang Krucil
- Wayang Ajen
- Wayang Sasak
- Wayang Sadat
- Wayang Parwa
- Wayang Arja
- Wayang Gambuh
- Wayang Cupak
- Wayang Beber
Wayang Kayu
- Wayang Golek/Wayang Thengul
- Wayang Menak
- Wayang Papak/Wayang Cepak
- Wayang Klithik
- Wayang Timplong
- Wayang Potehi
Wayang Orang
Wayang Rumput
Jenis-jenis wayang menurut asal daerah
Beberapa seni budaya wayang selain menggunakan bahasa Jawa, bahasa Sunda, dan bahasa Bali juga ada yang menggunakan bahasa Melayu lokal seperti bahasa Betawi, bahasa Palembang, dan bahasa Banjar. Beberapa diantaranya antara lain:- Wayang Surakarta
- Wayang Jawa Timur
- Wayang Bali
- Wayang Sasak (NTB)
- Wayang Kulit Banjar (Kalimantan Selatan)
- Wayang Palembang (Sumatera Selatan)
- Wayang Betawi (Jakarta)
- Wayang Cirebon (Jawa Barat)
- Wayang Madura (sudah punah)
- Wayang Siam (Kelantan, Malaysia)
ASAL USUL BARBIE
Berikut ini adalah versi lain tentang asal usul Barbie :
Barbie,
boneka yang terkenal dan banyak disukai di seluruh dunia ini merupakan
icon feminitas di Amerika. Boneka yang mempunyai umur terpanjang dalam
penjualan sejak pertama kali diciptakan. Namun, di sebuah desa kecil di
Bavaria – Jerman, tidak akan ada kebanggaan terhadap boneka ini, yang
ada hanyalah kepahitan dan penyesalan.
Barbie’s secret history,
yang selama ini tidak pernah diakui tentang keberadaan Rolf Hausser,
dimana dia dikhianati sejarah. Cerita tentang kenaifan kota kecil dalam
perlawanan terhadap industry besar. Terlepas dari semua itu, ini
tentunya cerita tragedi seorang yang sudah tua, yang namanya dihapus
dari sejarah Barbie, dimana tidak banyak orang yang mengetahui dialah
pencipta boneka Barbie.
Pada 1952, Lili terlahir sebagai
karakter kartun di surat kabar Jerman bernama Bild Zeitung. Pada tahun
1955 terinspirasi oleh karakter kartun tersebut, kartunisnya (Beuthin)
memiliki ide untuk menjadikan Lili sebagai boneka. Setelah menemukan
pembuat boneka yang tepat, Rolf bersama saudaranya Kurt dengan
perusahaan mereka O&M Hausser, akhirnya mereka mengkreasikan boneka
perempuan dewasa yang tidak lazim pada jamannya. Sejak peluncurannya ke
pasar pada 12 Agustus 1955, Lili mengalami kesuksesan luar biasa.
Pada tahun 1956, pebisnis wanita
bernama Ruth Handler bersama suami dan kedua anaknya berkunjung ke
Lucerne, di Switzerland. Ruth dan suaminya sendiri (Elliot) adalah
pemilik Mattel, perusahaan manufaktur boneka di Amerika. Pada
liburannya, dia tertarik melihat boneka wanita dewasa, Lili. Pada jaman
tersebut boneka lazimnya hanyalah yang imut dan lucu dengan model bayi,
melihat boneka tersebut dia membelinya dan membawa pulang (ya iyalah
bawa pulang, emank mau dibawa kemana lagi?).
Setelahnya dia mengirimkan dua
karyawannya ke Jepang membawa boneka Lili untuk mencarikan perusahaan
manufaktur yang bisa membuatkan boneka serupa. Boneka Barbie pada
khirnya sukses di dunia, namun sejarahnya tidak.
Singkatnya, setelah mengetahui
Lili ditiru, Rolf hanya bisa menjual patennya ke Mattel dengan perasaan
kecewa. Setelah beberapa saat dia menjual paten Lili ke Mattel, O&M
Hausser kemudian mengalami kerugian dan kebangkrutan. Dunia tetap tahu
Barbie diciptakan oleh Mattel, nama Barbie diambil dari nama anak Ruth
Handler. Walaupun Mattel menjelaskan ke dunia bahwa Barbie kreasi dari
Ruth Handler, namun tampak jelas Barbie dan Lili adalah identik.
Sabtu, 26 Januari 2013
BARBIE DOLL TRENDY
Si Artsy yang unik, kreatif dan ekspresif. Foto: emway
Mereka adalah, Girly, Cuttie, Sassy, Glam, Wild, dan Artsy. Masing-masing boneka memakai baju sesuai dengan karakternya.
Berpose serba bisa! Nah, itulah kelebihan dari koleksi Barbie terbaru.
Si cutie, yang cuek tapi tetep manis. Foto: emway
Semua ini sangat mungkin buat Barbie untuk bergerak, bergaya lebih dari 100 pose! Wow, hebat!!!
Boneka Barbie yang istimewa ini dijual di Indonesia sejak April 2010 dengan harga Rp. 199.000. Boneka Barbie Fashionista bisa kamu beli di seluruh toko mainan, departement store, hypermarket, dan toko retail terkemuka lainnya.
Si Girly, yang selalu tampil feminim. Foto: emway
Barbie Fashionista punya enam karakter yang unik-unik. Mereka semua sangat tergila-gila dengan dunia fashion ! Nah, kamu lihat, deh, karakter mana yang cocok sama diri kamu!
Sassy
Si Glam, glamor dan penampilan yang modern. Foto: emway
Wild
Nah, kalo Barbie yang satu ini suka banget sama yang berbau animal print (bercorak loreng-loreng seperti macan). Rambut digerai lurus dan punya dua warna.
Si Sassy, selalu menarik perhatian. Foto: emway
Feminim dan suka warna pink? Pas banget sama karakter Barbie yang girly. Gaya riasannya pun lembut, enggak terlalu berlebihan. Sepatu higheels, menjadi salah satu favoritnya yang dipakai dengan baju terusan (dress ). Rambutnya pun dijepit dengan aksesoris seperti jepit atau pita.
Artsy
Karakter yang ini juga unik. Kulit dan rambutnya senada, berwarna coklat! Sangat ekspresif dan kreatif. Barbie ini suka banget pake baju-baju terusan yang ditambah aksesoris seperti ikat pinggang. Sepatu boot yang panjang sampai betis menjadi pilihannya.
Si Wild, penggemar animal print. Foto: emway
Glamor dan terkesan mewah! Inilah gambaran karakter si Glam. Suka pakai baju-baju bergaya modern. Sepatu berhak tinggi juga enggak ketinggalan. Asesoris yang digunakan lengkap, deh! Mulai dari anting, cincin, sampai kalung!
Cutie
Hihihi, sesuai namanya, karakter si Barbie ini emang cute (keren). Suka pakai T-shirt, rok mini. Penampilannya terkesan lebih cuek dari karakter yang lain tapi tetap terlihat manis. Rambutnya pun lebih sering dikuncir tinggi. Sepatu boot? Sudah pasti enggak ketinggalan, dong!
Nah, setelah lihat semua karakter, mana yang cocok sama kamu, yah?
Langganan:
Postingan (Atom)





